Translate :

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
MOHON MAAF PEMILIK BLOG TIDAK BISA MEMBANTU SEPENUHNYA DALAM INFORMASI YANG SAHABAT BUTUHKAN, JIKA ADA ILMU YANG SALAH SOBAT BISA MEMBERI LINK WEB YANG BENARNYA DI BLOG INI, syukron

Tips dan Triks Blog

  • 1>> Pasang Buku Tamu
  • 2>> Pasang Jadwal Sholat
  • 3>> 10 Tips Meningkatkan Traffic Blog
  • 4>> Membuat Label Animasi/Tag Cloud
  • 5>> Tambah Visitor (Pengunjung) Flag
  • 6>> Pasang Widget Translator
  • 7>> Tambah GoogleFriendConnect
  • 8>> Tambah ChatBox
  • 9>> Menambah Gadget Jumlah Pengunjung
  • 10>> Pasang Halaman Facebook
  • 11>> Pasang Banner Pengunjung Online
  • 12>> Mengetahui Jumlah Pengunjung In The World
  • 13>> Menambah GoogleMaps
  • 14>> Memasang Widget Networked Blog
  • 15>> Memasang Yahoo Messenger
  • 16>> Tips SEO mempercepat terdeteksi
  • 17>> Memasang Gadget Visitor Alexa
  • 18>> Memasang Buku Tamu (2)
  • 19>> Memasang Widget Ramalan Cuaca(2)
  • 20>> Menambah Efek-efek asik
  • 21>> Mempercepat Kinerja Blog
  • 22>> Tips Memunculkan Blog Di Search Engine
  • 23>> Menampilkan Blog di Facebook
  • 24>> Pengertian Baclink
  • 25>> Menambah Feedmap
  • 26>> Cara Meningkatkan Pengujung Blog
  • 27>> Tiga Cara Verifikasi Paypal
  • 28>> Membuat Banner Animasi
  • 29>> Membuat Refresh di Blog
  • 30>> Membuat FansPage Facebook
  • 31>> Cara Daftar Paypal (Free) Gratis
  • 32>> Verifikasi Paypal
  • 33>> Pasang Kabar Berita (News)
  • 34>> Pasang Buku Tamu Tersembunyi+Widget
  • 35>> Cara Cek Kecepatan Website-mu
  • 36>> Cara Cek Kecepatan Loading Website-mu (2)
  • 37>> Cara Membuat Efek Marquee(teks&gambar berjalan)
  • 38>> Apakah Social Bookmark
  • 39>> Membuat Banner Fans by bannerfans.com (2)
  • 40>> Hubungkan Web-mu dengan Messenger Pingbox(2)
  • 41>> Membuat Tombol Hide-Show gadget
  • 42>> Membuat Widget Related Post Thumbnail pada Blog
  • 43>> Fungsi dari SiteMeter/Counter
  • 44>> Cobalah AutoBacklink yang satu ini
  • 45>> Pasang Related Post (Postingan terakhir)
  • 46>> Memasang form post berlangganan via e-mail
  • 47>> Membuat Artikel Terkait
  • 48>> Pasang Statistik Pengunjung Online by Widgeo
  • 49>> 10 Tempat Nongkrong blogger/WP
  • 50>> Apakah Sosial Bookmarking itu?
  • 51>> Pilihan Kode Warna HTML
  • 52>> Menampilkan IP Address Pengunjung Web
  • 53>> Verifikasi Paypal Free
  • 54>> Waspadai E-mail Palsu Paypal
  • 55>> Membuat Tab View Dengan Jquery
  • 56>> SMS Gratis via Facebook.com
  • 57>> Membuat Dropcap di Postingan
  • 58>> Membuat Navigasi Breadcrumb
  • 59>> AUTO BACKLINK Top Margotop
  • 60>> Berapakah Harga Blog Sahabat?
  • 61>> Ada 6 Alasan Traffic Blog Menurun
  • 62>> Ada 324 Backlink in Minuteupdate
  • 63>> Daftarkan Web Sahabat di Engginer ini
  • 64>> Membuat Label Sphere/Label Animasi
  • 65>> Google Dynamic Feed
  • 66>> Link Otomatis Baik tidak ?
  • Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

    17 Tips Menghemat BBM


    1. Cek Tekanan Ban

    Sepele, tapi besar manfaatnya dalam menghemat konsumsi BBM. Karena kalau tekanan angin kurang, dapat menimbulkan keborosan BBM 10-15%. Jadi pastikan tekanan ban di motor kesayangan selalu tepat sebelum mengendarainya.

    2. Cek Kondisi Roda

    Contoh dari kelurusan putaran, kelancaran putaran roda dan lainnya. Sebab apabila putaran roda berat atau tak presisi, jelas akan memperlambat laju motor. Pemicunya pelek tidak center(speleng), bearing roda aus atau kurang pelumasan dan sebagainya.

    3. Atur Jarak Main Rem.

    Apabila rem sampai menempel, tentu akan bikin lari motor jadi berat. sehingga pemakaian bensin tidak sesuai sama jarak tempuh motor. Makanya, atur jarak main tuas rem motor baik depan maupun belakangminimal 1/3 dr jarak main tuas secara keseluruhan. Jangan telalu rapat, karen dikhawatirkan kampas rem jadi menempel.

    4. Pelumas

    Daya lumas oli yg baik mampu membuat kitiran mesin lebih enteng serta dapat menjaga kompresi di ruang bakar sempurna. Ini akan menciptakan power mesin lebih optimal, sehingga lari motor lebih cepat (jarak tempuh jauh), namun bensin hemat. Ingat pengantian oli secara rutin dan tak melebihi batas servis yang di anjurkan (tiap 2.000-2.500KM) akan membuat performa mesin selalu segar dan putaran yang lancar.

    5. Setel Klep

    Celah klep terlalu longgar atau rapat bisa bikin tenaga mesin turun. Pengendara pun cenderung membetot gas lebih dalam demi meraih akselerasi cepat, efeknya, BBM banyak terpakai, untuk itu, kerenggangan komponen ini kudu disetel tepat sesuai spesifikasi motor masing”.

    6. Stel Kopling

    Stelanya jangan sampai terlalu sensitif. Maksudnya, saat tuas kopling ditekan, gigitan kampas kopling jadi cepat ngelos. Hal ini membuat kopling mudah selip saat gas di pelintir. Lari motor pun jadi tertahan, tapi putaran mesin meninggi. Selain itu, pastikan pula kondisi kampas kopling masih berperforma baik. bisa sudah tipis/aus segeralah ganti baru.

    7. Busi

    Umur kerja busi, efektifnya sampai jarak tempuh 6.000-7.000KM. Lebih dari itu, performa busi mulai menurun. Hasil pembakaran di ruang bakar juga ngedrop, alhasil pemakaian BBM menjadi boros, sebab campuran gas jadi tak terbakar dengan sempurna, tenaga mesin pun loyo. Oh ya, bila umur busi masih efektif, rajinlah dibersihkan saat servis rutin, sebab bila elektroda busi sampai diselimuti kerak, bisa menurunkan kualitas percikan busi. Selain itu, atur pula kerenggangan elektroda busi sesuai spesifikasi yg di anjurkan.

    8. Filter Udara

    Filter jenis viscous element tak boleh di bersihkan atau disemprot angin bertekanan. sebab akan merusak filter dan melunturkan pelumas penangkap debu di dalamnya. Bila tampak kotor kudu diganti baru.tapi yg berbahan busa,masih bisa dicuci. Selain menghemat konsumsi BBM, tarikan motor pun jauh lebih enteng.

    9. Servis/Setel Karburator (tidak berlaku untuk injeksi).

    Di anjurkan tiap kali servis rutin guna menghindari spuyer atau saluran bensin tersumbat kotoran. Sehingga selalu didapat efek pengabutan bahan bakar yg sempurna. Selain itu, setelan ketinggian pelampung, sekrup udara atau pilot air screw juga sangat mempengaruhi hasil pembakaran mesin. Bila dilakukan tepat, dapat memperbaiki power mesin hingga 0,5dk dan tentu berdampak bikin irit konsumsi BBM.

    10. Menaikan Kompresi.

    Ini langkah meningkatkan torsi mesin di putaran bawah, jadi saat berakselerasi awal, tidak perlu buka gas terlalu dalam, bensin pun irit. Tentu proses peninggian kompresi mesin tak ekstrem harus papas head, melainkan cukup mengurangi ketebalan paking atau mengganti pistone berdome tinggi.

    11. Upgrade Sistem Pendinginan

    Stabilitas suhu mesin sangat mempengaruhi performa dapur pacu. makanya, akali dengan memasang oil cooler.

    Untuk motor penganut sistem pendingin cair, bila ingin suhu radiator dan mesin tetap terjaga ideal saat motor terjebak macet, bisa menambahkan kipas pendingin.

    Upgrade mesin ditujukan buat motor berjam terbang tinggi, sebab komponen bergerak di dalam mesin pasti banyak yang aus. Misal ring piston lemah, clearence piston sudah terlalu longgar dan lainnya, cukup mengembalikan kepresisian komponen itu jadi normal lagi, maka selain tenaga mesin meningkat, pemakaian BBM juga lebih irit.

    12. Pakai Fuel Saver

    Tidak haram jika mau aplikasi “part” pengirit bensin kayak: power FX -femax-ring bensin dan sebagainya. Sebab berdasarkan hasil riset, “part” itu memang terbukti mampu menekan pemakaian bensin hingga 10%.

    13. Upgrade Pengapian

    Busi berperan penting bagi tenaga mesin. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kualitas percikannya. Contoh adopsi peranti pengapian berspesifikasi high performance macam booster koil atau koil racing. Langkan ini sudah di buktikan mampu membuat irit konsumsi BBM di motor.

    14. CDI Racing (tidak berlaku untuk ECU)

    Mengingkatkan power mesin sekaligus ngirit bensin, lewat mengatur ulang timing pengapian. Umumnya dibikin lebih maju dari timing standartnya. Paling gampang, ganti otak pengapian dengan CDI tipe racing. Penerapan langkah ini dapat mengefisiensikan pemakaian BBM hingga 15% lo.

    15. Ringankan Beban Motor.

    Motor yg berat bikin lari ikut berat. Pengendara jadi sering memilintir gas dalam saat mau berakselerasi cepat. Jadi, sebaiknya hindari pemakaian aksesoris berlebihan yang dapat membuat bobot motor bertambah. Gunakan variasi yang berbobot enteng/ringan. Misal pelek alumunium, swing arm dan sebagainya.

    16. Gunakan BBM Sesuai Karakter Motor.

    Bila misalnya motor Anda hanya perlu menggunakan BBM dari jenis premium, tak perlu Anda ganti dengan pertamax atau pertamax plus hanya dengan keyakinan motor bakal berlari lebih kencang. Pabrikan sebetulnya telah membuat komposisi paling ideal antara tipe mesin dengan jenis BBM.

    Untuk contoh di atas, memang motor ber-BBM premium akan lebih kencang bila diberi pertamax. Tapi, itu akan membuat motor bersangkutan mengonsumsi BBM lebih banyak (yang pasti harganya lebih mahal). Demikian pula sebaliknya. Jika motor memang direkomendasikan harus menggunakan pertamax, jangan menurunkan kualitas dengan memakai BBM premium. Selain akan membuat mesin ngelitik, penurunan spesifikasi BBM yang digunakan justru akan membuat motor boros konsumsi BBM-nya.

    17. Cara Berkendara

    Kesemua cara ngiritin BBM ini akan percuma bila tak dibarengi cara berkendara yang benar!!. Kalo anda masih suka kebut-kebutan, sering memblayer gas saat motor berhenti, sering main selip kopling dan lainnya. Sebaiknya, jalankan motor dengan kalem, mengurut gas perlahan-lahan waktu berakselerasi, memposisikan perseneling pada kondisi kecepatan dan putaran mesin yg pas, dijamin konsumsi BBM anda akan jauh lebih irit.

    Semoga bermanfaat.

    .

    Sumber :

    1. Milis Vixion Indonesia
    2. Kompilasi beberapa sumber

    Selengkapnya...

    PREMIUM VS PERTAMAX

    Dalam setahun, mobil yang biasa pakai pertamax bisa hemat Rp 5 juta bila minum premium.Kami buat tes simulasi Nissan Serena dengan jarak tempuh 1.000 km, untuk mengetahui pengaruhnya pada mesin, akselerasi, tenaga dan torsi...

    Daripada menulis bagaimana menyetir efisien untuk menghemat bensin, kami mencoba membuat simulasi Nissan Serena standar berspek Pertamax untuk meminum Premium. Mobil ini dites sejauh 1.000 km, dicatat selisih konsumsi bahan bakarnya. Waktu minum Premium konsumsinya berapa, waktu Pertamax berapa. Lalu dicatat juga perbedaan horse power dan torsi dengan pengetesan di mesin Dyno.

    Metode Pengujian

    Sebagai kelinci uji, kami memanfaatkan Nissan Serena dengan jarak tempuh odometer telah mencapai 12.500 km. Detail spek, oktan minimal 91 unleaded. Mesin 1.998 cc Serena menghasilkan 147 dk dan 198 Nm, masing-masing pada, putaran 6.000 dan 4.000 rpm. Penghasil daya berlangkah 89,0 x 83,0 mm itu, punya rasio kompresi lumayan tinggi (9,9:1). MPV ini kami pilih karena figur spesifikasi teknisnya mewakili mayorita tunggangan berspek Pertamax, yang banyak lalu-lalang sebagai tunggangan harian.

    Sebagai permulaan, tangki bensin dikuras dan dilakukin servis rutin (tune-up) sesuai standar. Lantas, setelah tangki kosong, pengujian pertama meliputi penggunaan BBM premium. Serena pun diharuskan melaju sejauh 500 km. Metode pengisian bensin, kami pilih pom bensin secara random sampling (acak). Bertujuan menyesuaikan kemungkinan Anda mengisi bensin dimana saja, dalam/luar kota, berkualitas buruk/baik. Selama memakai premium, kami adakan dynotest.

    Langkah kedua, kami kembali melakukan servis rutin (tune-up) sesuai standar resmi. Lantas, menguras dan mengosongkan tangki. Isi dengan Pertamax. Kemudian dilajukan sejauh 500 km, seperti tes dengan Premium. Metode pengisian bensin pun, tetap menganut random sampling. Karena kualitas bahan bakar pada setiap SPBU pasti berbeda

    Selama masing-masing 500 km pengujian (BBM premium dan pertamax), kendaraan dilajukan melalui berbagai rute dan kondisi; dalam kota, luar kota dan jalan bebas hambatan (tol). Baik dalam kondisi lalu-lintas macet maupun lancar. Jam operasional juga tak dibatasi, antara pukul 06.00-02.00

    Kombinasi lainnya adalah, suhu panas dan dingin (hujan). Jarak luar kota setiap akhir pekan, mencapai Bogor dan Puncak (Cisarua), Jawa Barat. Soal rentang kecepatan, Serena melaju dengan berbagai kondisi pengemudian apa adanya. Kadang stop ang go, hingga 160-an kpj di jalan bebas hambatan. Intinya, kami mencoba merangkum berbagai aktivitas Anda mengemudi selama 1.000 km.

    Dyno Testing
    Di antara jeda pengujian 500 km (premium) dan 500 km (pertamax), kami melakukan dynotest. Ini untuk menghimpun data kondisi mesin selengkap mungkin. Hasil yang diperoleh berdasarkan putaran poros roda, sensor suhu mesin dan gas analzser. Kami mendapat data; mulai daya maksimal, torsi maksimal, hingga rasio bahan bakar dan udara (AFR - Air:Fuel Ratio). Berdasarkan hasil uji dyno itu, kami bisa menyimpulkan berbagai kondisi.

    Kondisi saat pengujian pun, kami sesuaikan hingga serupa. Dengan ambient temperatur rata-rata 60 derajat Celcius, tekanan angin ban 30 psi, isi tangki bahan bakar 1/4, pada pukul 15.00 dengan cuaca cerah. Transmisi matiknya, kami operasikan tanpa fitur Overdrive.

    1st 500 Km (premium)
    Test Period 5 days
    Terasa sedikit penurunan kinerja, walau tidak sampai terjadi gejala ngelitik. Utamanya saat harus dilajukan melalui lintasan menanjak berkelok (Puncak, Jawa Barat). Kombinasi konsumsi bahan bakar mcncapai 7 km/liter, dengan total kebutuhan mencapai 71,4 liter untuk jarak 500 km.

    Saat kabin terisi penuh pun, gejala ngelitik tidak terjadi. Satu-satunya hal paling terasa, tanpa memperhitungkan alat ukur kinerja mesin - adalah menurunnya performa, walau tak terlalu signifikan.
    Hasil dynotest memperlihatkan perolehan power maksimal 96,9 dk (129.2 dk dengan faktor reduksi mesin dyno 25%). Torsi tercatat besaran maksimal 109 Nm (145 Nm dengan faktor reduksi mesin dyno 25%).

    Ini menjelaskan terjadinya degradasi performa, walau tidak sampai menimbulkan detonasi. Hal lain yang tercatat adalah AFR rata-rata pada putaran daily cruising (1.500 - 4.500 rpm), sebesar 13,1. Sementara kondisi ideal (pembakaran optimal dan konsumsi bahan bakar hemat) AFR adalah 13,0 hingga 14,7. Kondisi di bawah 13,0 terhitung boros. Kondisi 14,7 irit tapi minus tenaga.

    Kesimpulannya, AFR 13.1 menjelaskan kondisi diambang batas. Terhitung tidak boros, tapi berada di bawah spek standar pertamax. Tak aneh, konsumsinya lebih boros atau mencapai 7 km/liter.

    2nd 500 Km (Pertamax)
    Tes Period 5 Days
    Uji dengan Pertamax sengaja kami lakuka n belakangan. Alasannya, secara perkiraan tenaga Pertamax lebih baik. Dan orang lebih mudah beradaptasi dengan pertambahan tenaga ketimbang penurunan tertaga.

    Hasilnya, performa Pertamax memang terasa lebih baik. Walau harus mengeluarkan uang lebih banyak saat mengisi penuh tangki (lihat boks perbedaan konsumsi total Premium dan Pertamax). Tidak lagi bermasalah saat harus mcngarungi jalan berkelok yang menanjak, bahkan ketika muatan terisi penuh. Konsumsi bensin pun membaik, tercatat hanya membutuhkan 58,8 liter untuk pengapian sejauh 500 km. Mengartikan konsumsi lebih hernat, 8,5 km/liter.
    Ketika uji dyno, hasil angka-angkanya beda total. Daya maksimal tercatat mencapai 108,6 dk (143,7 dk dengan faktor reduksi mesin dyno 25%). Torsi mencapai 123 Nm (164 Nm).

    Memang, tak sarnpai menyamai klaim pabrikan (147 dk dan 198 Nm). Namun, itu bukan karena kesalahan pengujian. Melainkan akibat faktor pengujian dyno yang mencatat besaran pada roda (on-wheel), bukan hitungan tenaga di flywheel seperti umumnya klaim versi pabrikan Jepang. Selain itu, reduksi yang terjadi akibat jarak total yang telah ditempuh Serena (13.500 km setelah dua kali pengujian kami).

    AFR didapat pada kisaran 13,9. Menjelaskan kondisi konsumsi bahan bakar dengan pertamax lebih hemat, ketimbang premium.
    Namun, ada hal unik seputar grafik pengujian dyno. Dengan premium, kurva yang dihasilkan lebih smooth. Artinya, tidak ada gejala power loss (lag). Sementara, saat mcnggunakan pertamax, kurva menunjukkan adanya power loss (lag) pada putaran 3.750 - 4.500 rpm. Tapi saat dikemudikan, tidak terasa signifikan. Ini menunjukkan adanya non-optimized pada ruang bakar. Kemungkinan terbesar, diakibatkan daya rambat panas pertamax lebih lambat. Terkait bahwa, semakin tinggi oktan, kian lambat daya rambat panasnya.

    Premium Lebih Boros
    Konsumsi premium lebih boros, disebabkan penurunan daya dan torsi akibat knock sensor retard. Ini terjadi karena knocking sensor bekerja dan memundurkan timing secara otomatis, begitu pula pengapian. Terkait spesifikasi mesin Serena yang mensyaratkan oktan minimal 90/91. Jika diterjemahkan, pengemudi akan merasakan kurangnya tenaga mesin, akan menginjak pedal gas lebih dalam dengan jangka waktu lebih lama. Hal ini menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih boros.
    Memperkuat alasan tersebut, kurva pengujian dyno pun menunjukkan penurunan





    Sumber Informasi : Majalah TopGear Edisi 2005 / Hal : 80

    Sumber lainnya :


    Pertamax Vs Premium: Pilih Sesuai Kompresi


    Harga Pertamax dan Pertamax Plus melangit. Bagaimana pengguna motor Pertamax, khususnya Satria F150? Perlu nggak ya... ‘turun derajat’ nenggak Premium? Apa sih kelebihan dan kekurangannya?

    Turun pangkat pakai Premium, tenaga pasti berkurang. Wajar, angka oktan keduanya beda. Pertamax dipatok 92-95. Sedang Premium di angka 82. Angka oktan menyatakan kandungan molekul iso oktan di bensin. Molekul ini yang menahan terjadinya ngelitik atau detonasi. Sehingga makin tinggi oktan, kuat terhadap kompresi tinggi. “Kompresi berbanding lurus dengan angka oktan. Kompresi wajib diimbangi oktan tinggi,” jelas Colin Latung, konsultan perminyakan dari URS Indonesia. Kesesuaian angka oktan dengan kompresi akan memperkecil kemungkinan terjadi gejala nggelitik (lihat tabel). “Kalau tetap memaksakan motor dengan kompresi tinggi menggunakan oktan rendah, piston akan jebol. Biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih besar,” jelas alumnus Lancaster University, Inggris ini.

    Artinya, mengubah penggunaan Premium tergantung kompresi motor. Dalam kondisi estede, lihat saja spesifikasi teknis kendaraan yang dibikin pabrikan. Motor 4-tak lokal umumnya punya kompresi kisaran antara 9:1 sampai 9,3:1. Bahkan, motor 4-tak impor seperti Suzuki Satria F150 berkompresi 10,2:1. “Kalau ingin tidak mengalami detonasi, turunkan kompresi. Ganjal head silinder dengan paking yang lebih tebal,” tambah pria beralamat di Jl. Dr. Kusumaatmaja, Jakarta Selatan.

    Konsekuensinya, tenaga motor akan melorot. Menurut Colin, tidak masalah. “Ini untuk penggunaan harian bukan balap,” tambahnya.
    Tapi, bagaimana dengan mengoplos aditif octane booster. “Penambahan itu tidak signifikan. Sebab, kandungan kimia octane seperti Metil Cyclo Pentan Dienyl Manganis Tricarbonil (MMT) tidak akan besar mendongkrak angka oktan,” ungkap Colin.
    Bagaimana dengan motor 2-tak. Umumnya, perbandingan kompresi lebih rendah. Jadi, pindah pemakaian Pertamax ke Premium nggak masalah. Kebutuhan motor 2-tak terhadap kriteria bahan bakar dianjurkan menggunakan Premium. Misal, kompresi Kawasaki Ninja-RR 7,2:1. Data Premium beroktan 82-92. “Cukup menyuplai kebutuhan motor berkompresi 7:1-9:1,” jelas Freddyanto Basuki, assistant manager service division, PT Kawasaki Motor Indonesia.
    Memang, penggunaan Premium perlu diwaspadai. Soalnya, bahan bakar itu belum
    bebas timbel (luar Jabotabek).

    OKTAN INDONESIA LEBIH RENDAH
    Angka oktan bensin yang beredar di Indonesia menurut Colin Latung lebih rendah dibanding dengan sejenis di negara lain. Sebab, kita menganut Research Octane Number (RON). Sedangkan di negara lain, misal, Malaysia menganut Pump Octane Number (POM). “Angka POM didapat dari penjumlahan RON dan MON (Motor Octane Number). Hasilnya dibagi dua,” jelas Colin.
    Dengan demikian, kalau angka RON Pertamax dikonversikan ke POM sudah pasti angkanya turun. “Jadi kualitas bahan bakar kita memang tidak baik,” tambah Colin.
    Kurtubi, pengamat bahan bakar yang juga bekerja di PT Pertamina ngasih solusi. Kompetisi penyuplai bahan bakar minyak harus dibuka. “Pemerintah harus membuka keran pemain baru. Di sisi lain, rakyat harus tetap dilindungi. Harga tidak diserahkan ke pasar, tapi ditentukan oleh pemerintah,” jelas Staf Pengajar Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Indonsia ini.

    TES PREMIUM DAN PERTAMAX
    Rasio kompresi motor, sangat menentukan dalam pemilihan bahan bakar. Em-Plus coba ngetes motor kompresi tinggi diberi perlakuan beda. Seperti Suzuki Satria F150 kompresinya 10,2 : 1. Pertama tes diisi Pertamax. Kemudian digeber keliling Jakarta pas jam macet. Dari pukul 15:50-16:30.
    Kondisi berboncengan. Pengendara 70 kg dan boncenger 60 kg. Hasilnya mencapai jarak tempuh 64 km. Menghabiskan Pertamax 2.100 cc, atau 2 liter lebih 100 cc. Berarti bisa dicari pemakaian BBM-nya. Sekitar 30,5 km/liter.
    Perlakuan kedua diisi Premium. Tentu setelah tangki dikuras. Dites sendirian alias tanpa boncenger. Berat pengendara 65 kg. Dites di Jakarta sekitar jam 10 pagi

    Kesimpulanya, Pertamax lebih irit meski dengan beban berat. Sebab tidak ada detonasi dan menghasilkan tenaga gede. Beda dengan pakai Premium. Gas harus dipelintir abis mulu. Sehingga boros.

    Perbandingan Angka Oktan dan Kompresi
    Pertamax Plus
    Oktan= 95
    Kompresi= 10:1 - 11:1
    Pertamax
    Oktan= 92
    Kompresi= 9:1 - 10:1
    Premium
    Oktan= 82
    Kompresi= 7:1 - 9:1

    Sumber: Tabloid Motorplus
    Reporter : Niko, Cuenk, Hend, Aong
    Fotografer : Endro Suryono, Dokumentasi Motorplus

    http://bfrconline.co.cc/v1/news.php?extend.8

    Selengkapnya...

    Beberapa cara memilih ban sepeda motor?


    MASALAH ban pada kendaraan juga membicarakan masalah nyawa. Pasalnya faktor keamanan kita ketika mengendarai kendaraan sangat ditentukan oleh kondisi ban. Selain itu harus disesuaikan pula dengan kondisi jalannya. Sebagai contoh, jika jalannya mulus, ban yang harus digunakan ban yang memiliki "kembang halus".Sebab struktur karetnya lebih bagus juga daya cengkeram ke aspal lebih baik. Berbeda dengan kembang kasar yang lunak. Kalau digunakan untuk jalan beraspal akan cepat habis, selain suaranya juga berisik. Jika ingin mencari kenyamanan berkendara, gunakan profil (aspect ratio) tebal saja (60, 65, 70). Sementara kalau memakai profil tipis (50, 45, 35) nilai lebihnya juga ada, karena pengendalian dan stabilitas juga lebih baik, di samping tampilan Boil menjadi gagah.

    Namun minusnya, bantingan keras dan steer rada liar dikendalikan. Di jalan bergelombang, penumpang dan pengemudi akan merasakan getaran yang kuat. Kalau mau, agar pelek tidak kena benturan, cari yang dindingnya menggelembung seperti ban donat.

    Begitu pula saat membeli ban, jangan tergiur karena harganya murah. Ada pula ban yang sudah lama disimpan hingga kadaluwarsa, padahal telapaknya masih utuh. Jika kelamaan disimpan, ban bisa jadi keras dan kering. Akibatnya mudah pecah.

    Ini yang kerap menyebabkan ban Boil meledak sewaktu Boil berjalan atau kelebihan beban. Khusus untuk ban impor, mudah dilihat pada kode yang ada di dindingnya. Yakni, ada cap DOT (Department of Transportation), ukuran ban, nomor produksi, tipe, dan bahan ban.

    DOT ini merupakan standar internasional, supaya konsumen mendapatkan jaminan. Misalnya, DOT 185. Dua angka di depan menunjukkan minggu dan satu angka di belakang menunjukkan tahun pembuatan. Jadi, ban tersebut dibuat di minggu ke 18 atau bulan Maret 1995.

    Di sisi lain, untuk melihat keausan ban, mudah saja. Pada permukaan alur pembuangan air di ban terdapat tanda benjolan setinggi kurang lebih 1,2 mm. Namanya TWI (Thread Wear Indicator). Kalau permukaan ban sudah rata dengan indikator ini, maka ban harus diganti. Cara mengukur kedalaman kembang bisa menggunakan uang logam atau penggaris yang diselipkan di antara celah kembang atau alur.

    Jangan lupa periksalah ukuran tekanan angin pada waktu ban dingin. Itu penting karena tekanan angin sangat vital dalam pengendalian dan berpengaruh terhadap umur ban. Jangan percaya untuk memberi rasa nyaman berkendara, dengan cara mengurangi tekanan angin. Kita tahu bahwa ban yang rada kempes memperpendek umur, karena lebih cepat mengalami kebotakan.

    Kenapa ban cepat botak? Karena, bidang sentuh dengan permukaan jalan lebih lebar dan keausan menjadi tidak merata, khususnya pada bahu ban. Selain itu, lapisan bisa terpotong dari karetnya, dinding ban retak, dan penggunaan BBM jadi rada boros.

    Begitu pula sebaliknya, kelebihan angin pun tidak bagus karena bannya menjadi keras. Bahkan kemampuan ban meredam guncangan menjadi berkurang pula. Dalam kondisi seperti itu, Boil cenderung selip ke samping. Bahkan ban bisa pecah bila mengalami benturan. Dampak lainnya ban bagian tengah akan cepat aus dari pada bahunya

    Selamat Mencoba
    materi referensi:
    Majalah Ototrend
    Selengkapnya...

    Beberapa Tips Memilih Motor Bekas

    Motor telah menjadi transportasi modern apalagi di kota besar untuk menghadapi kemacetan. Tapi membeli motor baru harganya sangat mahal. Alternatifnya adalah membeli motor bekas pakai yang umurnya sudah satu atau dua tahun. Dengan membeli motor bekas pakai yang umurnya terentang segitu biasanya akan didapat harga yang lebih murah sekitar 20 persen. Berikutnya agar tidak salah pilih ikuti tips-tips di bawah ini:

    1. Cek nomor rangka dan nomor mesin dan periksa semua kondisi fisik mulai dari body, lampu, spion, baut, dll. dan pastikan bahwa smua yang terpasang adalah parts orisinil.
    2. Buka dan ukur oli yang terdapat di dalam mesin. Pastikan ukuran oli sesuai kapasitasitasnya, karena oli yang berlebihan menyebabkan suara mesin menjadi terasa lebih halus, hal ini akan memnipulasi suara mesin yang mungkin saja pada dasarnya kasar.
    3. Cek speedometer, pastikan tidak ada kecatatan baik itu retak atau terdapat bekas cungkilan karena bongkar paksa, kemudian berapa km jarak yang telah ditempuh speda motor tersebut, Jika angka menunjukan sekitar diatas 20.000 km-an hal ini dapat dipastikan sudah banyak sekali komponen mesin yg diganti dan bisa jadi diragukan keorsinilanya.
    4. Cek kondisi Roda. Bagaimana kelurusan antara roda depan dengan roda belakang, hal ini untuk meyakinkan bahwa chasis atau rangka tidak membengkok, motor yang mengalami jatuh atau benturan keras bisa menyebabkan kebengkokan pada chasis.
    5. Nyalakan mesin. Perhatikan langsam (stasioner), jika pada putaran kurang lebih 1500 rpm bisa langsam dapat dipastikan Mesin motor dalam kondisi sehat. Dan yakinkan tidak terdapat kejanggalan suara mesin.
    6. Jalankan kendaraan tersebut, perhatikan baik-baik mulai dari kesulitan atau tidak dalam perpindahan gigi jika sulit kemungkinan kampas kopling sudah mau habis. kemudian perhatikan saat jalan, apakah terdapat bunyi mendesir atau tidak, suara mendesir kemungkinan gigi primer sudah mau habis. ketika kendaraan tersebut sudah melaju minimal sekitar 500 meter, perhatikan jangan sampai terdapat oli yang bocor lewat sela2 mesin, lakukan pengecekan fungsional kelistrikan, lampu-lampu. untuk meyakinkan kondisi chasis dan poros stang yang sebelumnya sudah diperksa, Anda dapat melakukan dengan melajukan kecepatan hingga kurang lebih 40km/jam kemudian tekan rem agak mendadak yakinkan motor tidak oleng.
    mudah-mudah bermanfaat,
    ........ Selamat membeli motor Bekas yang bekualitas.......


    inspiration by :http://novi.blogmalhikdua.com/


    Selengkapnya...

    Cara Menyimpan Mobil dengan Aman

    Bagaimana cara menyimpan mobil bila tidak digunakan dalam waktu yang lama.. misalnya anda akan bepergian selama lebih dari 1 bulan, atau mungkin anda memiliki mobil antik kesayangan yang memang menjadi barang simpanan.

    Berikut adalah sedikit tips otomotif yang dapat anda ikuti untuk menyimpan mobil kesayangan anda agar kelak bila ingin digunakan tetap dalam kondisi prima.

    1. Isi bensin sampai penuh, maksudnya adalah untuk menjaga agar tidak terjadi kondensasi dari uap bensin yang dapat mengakibatkan terjadinya korosi pada tangki bensin.

    2. Cuci mobil, gunakan oli plastik untuk melindungi bagian bawah mobil agar tidak berkarat, poles kendaraan untuk melindungi cat.

    3. Parkir mobil digarasi anda, jangan menarik rem tangan..!! maksudnya adalah untuk mencegah terjadinya korosi pada rem karena kontak yang cukup lama.

    4. jackstandGunakan Jack stand, agar beban kendaraan tidak bertumpu pada pelek dan ban.





    5. Cabut kabel Negative (-) Accu/Battery dimaksudkan agar tidak ada arus yang mengalir selama mobil tidak digunakan. Ada baiknya untuk melakukan penyetruman ulang aki bila ingin digunakan kembali.

    6. Tutup lubang kenalpot (sumbat) dengan kain agar tidak ada partikel asing yang masuk kedalamnya, mungkin tikus atau hal lain yang tidak diinginkan.


    sumber http://duniabengkel.com/
    Selengkapnya...

    Tip Membeli Mobil Bekas

    Sekarang ini membeli mobil yang bekas pakai perlu mencermati banyak hal. Jangan sampai tertipu beli mobil ngga taunya bekas tabrakan atau kekurangan yang lainnya. Pertama yang perlu diperiksa adalah body mobil, caranya dengan memperhatikan sudut-sudut body mobil yang paling penting dibagian kap mesin mobi, dibagasi, dan pada pilar tiang penyangga pintu.

    Mobil yang sudah pernah tabrakan akan terlihat ada cacat pada bagian diatas tadi, kecuali dilakukan penggantian, bila demikian tidak menjadi soal. Periksa apakah warna mobil tersebut masih asli, dengan mengecek bagian pinggir karet pintu dan kaca. Kelengkapan surat kendaraan juga sangat perlu dan jangan diabaikan agar tidak menimbulkan masalah dengan aparat kepolisian.

    Horee… mobil sudah anda dapatkan, step selanjutnya mempercantik mobil tersebut agar ngga kalah dengan mobil baru. Bagaimana Caranya? Anda bisa membawanya ke salon mobil terdekat, atau simak tips dari kami berikut ini.

    Penyakit mobil bekas (pemilik sebelumnya ngga apik) biasanya interior mobil kotor. Bersihkan, terutama dibagian kursi dan karpet, gunakan vacuum-cleaner untuk membantu pekerjaan. Bahan jok yang terbuat dari kulit dapat anda bersihkan dengan menggunakan shampoo bayi dan spon.

    Bagian Karpet mobil, perhatikan apakah karpet lembab atau tidak. Bila IYA, maka bagian itu perlu dibongkar kemudian diperiksa.Karpet yang terbuat dari matrial sejenis wol, Bila basah disarankan untuk ganti dengan yang baru. Bila tidak diganti, jemur karpet sampai benar-benar kering.

    Bagian Plafon, gunakan diterjen untuk mengangkat noda kotor yang menempel, kemudian lap sampai bersih.

    Bagian body mobil disela-sela bagian pintu, gunakan sikat buat membersihkan kotoran yang menempel.

    Bagian dashboard agar mengkilap, gunakan semir khusus yang yang banyak dijual dipasaran agar terlihat seperti baru lagi.

    Untuk membersihkan kaca mobil ada cairan penghilang jamur agar kaca kembali bersinar.

    Bagian terakhir poles body mobil dengan obat poles yang banyak dijual dipasaran agar mobil anda kembali kinclong.

    sumber :http://duniabengkel.com/
    Selengkapnya...

    Cara Membedakan SNI Asli dan Palsu

    Mengantisipasi agar tak terjebak dalam maraknya peredaran helm SNI palsu, sebenarnya ada sejumlah hal yang bisa dicermati masyarakat. Apa itu?

    Staf Ahli Asosiasi Industri Helm Indonesia (AIHI), Thomas Lim menuturkan, sebenarnya cukup sulit untuk bisa menilai apakah helm tersebut SNI (Standadar Nasional Indonesia) asli atau palsu.

    “Caranya harus dengan membandingkan antara yang asli dengan yang palsu,” tegas dia ketika dihubungi okezone.

    Yang paling mudah dilihat dari helm SNI palsu, ungkapnya, ialah dari segi harga. “Kalau harganya sudah dibawah Rp50.000 bisa dipastikan palsu, karena tidak mungkin produsen helm mau mengeluarkan produk dengan harga semurah itu,” tuturnya.

    Sebab menurut dia, untuk menghasilkan helm yang berkualitas, bahan-bahan dasar dari pelindung kepala itu masih diimpor dari luar negeri. “Untuk batoknya, tali, bahkan sampai soket, produsen helm di sini masih impor dari Jepang,” tutur Thomas.

    Bahan-bahan itu dipilih karena dianggap memiliki kualitas terbaik ketika dilakukan pengetesan untuk mendapatkan sertifikasi SNI dari pemerintah.

    Bagian batok helm misalnya, bahan yang diimpor itu dianggap punya energi penyerapan yang baik ketika diuji terhadap benturan. Demikian juga untuk bagian tali dan soket. Elastisitas tali sudah sesuai dengan standar SNI. “Jadi kalau ada helm SNI ditawarkan Rp10.000 hingga Rp40.000 itu sudah pasti palsu,” tambah Thomas.

    Selain dari harga, konsumen juga harus memperhatikan bagian tali helm tersebut. Bila bagian ini hanya dikaitkan dengan menggunakan paku tanpa ada braket, maka menurut dia sudah pasti helm itu palsu. “Soketnya juga perhatikan, kalau dari plastik jangan dibeli, karena pasti palsu,” lanjut dia.

    Terakhir, coba perhatikan bagian batok helm, kalau helm itu terlihat ringkih, maka pria ramah ini menganjurkan sebaiknya lupakan helm tersebut. “Kalau dari luar saja sudah terlihat ringkih apa lagi mau lindungi kepala,” tukasnya. (oke)


    http://joglopos.com
    Selengkapnya...

    Kupas Tuntas Mengenai Oli Motor.......!!!


    Well… gue banyak ditanya tentang oli…!!! Apakah brand ini bagus.. atau oli itu kurang bagus… etc…!!! So menurut gue … perlu dibahas tersendiri dalam suatu artikel …dan berbicara mengenai oli..!!! Oli berfungsi sebagai pelumas (lubricants). So.. sebagai pelumas nggak bakalan terjadi contact antara satu metal dengan metal lain…!!! Karena ada lapisan tipis (thin) yang melapisi metal. Pada motor 4 tak, oli mesin itu sebelum dipompa akan melewati filter oli dulu… yah intinya menyaring laagh kotoran-kotoran…!!! Selanjutnya oli dengan tekanan yang lumayan tinggi masuk ke main bearing di crankshaft. Disamping itu oli juga melumasi bagian piston dan cylinder wall.. dan berfungsi juga mendinginkan mesin. Oli juga perlu didinginkan.. makanya ada beberapa teknik… ada air cooled, oil cooled, atau liquid cooled…!!!! Berbeda dengan 4 stroke, pada engine 2 stroke terdapat 2 oli yaitu oli samping (mixer oil) dan oli transmisi (gear-box oil). Oli samping berfungsi sebagai total-loss lubrications, yaitu ikut dalam pembakaran dengan mengeluarkan carbon deposits, serta mengurangi gas emisi….!!! :D

    Teruz kira-kira apa sih manfaatnya oli yang mutunya bagus…??? Manfaatnya antara lain melindungi mesin dari sbb :

    * panas (heat), terutama yang disebabkan oleh proses pembakaran yang terjadi di combustion chamber. Terlebih-lebih engine yang mempunyai compression ratio tinggi…!!!
    * Melindungi gesekan antara piston dan cylinder wall, sewaktu terjadi pembakarandisertai dengan temperatur yang sangat tinggi..!!
    * Menjaga kebersihan (cleanliness) mesin.

    Jenis-jenis oli motor secara umum dibedakan atas 3 jenis yaitu :

    1. Mineral Oil, yaitu oli motor yang dihasilkan dari pengolahan minyak bumi / alam.
    2. Semi synthetic oil (synthetic blends) yaitu oli campuran antara mineral oil dan tidak lebih dari 30% synthetic oil.

    3. Fully synthetic oil, yaitu suatu jenis oli buatan (dikembangkan oleh Insinyur Jerman pada tahun 1940-an), dimana oli ini sanggup melindungi mesin pada suhu yang extrem baik dingin ataupun panaz…!!! Proses pembuatannya sendiri menggunakan Fischer-Tropsch Process, yaitu melakukan katalisasi reaksi kimia, dimana merubah dari carbon monoksida dan hydrogen menjadi liquid hydrocarbons.

    Dari ketiga jenis oli tersebut mana sih yang paling bagus…??? Yah jelas lah.. fully synthetic (baru semi-synthetic dan terakhir mineral-oil). Karena Pada suhu yang ekstrem, oli jenis ini masih mempunyai viscositas index yang bagus.. dibandingkan jenis oli lainnya…!! Teruz jeleknya apa…?? Yah harganya aza yang mahal… jelas ada rupa ada harga..!!!

    Saat ini oli yang dijual kebanyakan adalah multi-grade dibandingkan yang single grade. API (American Petroleum Industry) untuk multi-grade ada notasi w, misalnya 10w-30. w disini dalam artian winter. Jadi jika 10w, dalam artian oli tersebut dapat dipompa sebagaimana SAE 10 (SAE = Society of Automotive Engineers). 5w akan lebih mudah dipompa dibandingkan 10w pada temperatur yang lebih rendah. Angka kedua dalam hal ini 30 merupakan viscositas pada 100 derajat celcius dipadanankan dengan single grade SAE 30….!!!

    Appendix :

    Oli Motor 4 stroke :

    * AGIP Racing 4T 10w-60, Oli motor fully synthetic. Mempunyai viscositas index sebesar 177, Viscosity pada 100 derajat Celcius sebesar 23.5 mm2 / s.
    * AGIP Racing 4T 5W-40, oli motor fully synthetic. Mempunyai viscosity index sebesar 158, viscosity pada 100 derajat celcius sebesar 14.7 mm2/s.

    * AGIP Racing 4T 20W-50, oli motor fully synthetic. Mempunyai viscosity index sebesar 149, viscosity pada 100 derajat celcius sebesar 20.4 mm2/s.
    * AGIP SUPER 4T 15W-50, oli motor mineral. Mempunyai viscosity index sebesar 148, viscosity pada 100 derajat celcius sebesar 17.7 mm2/s.
    * AGIP SUPER 4T 20W-50, oli motor mineral. Mempunyai viscosity index sebesar 112, viscosity pada 100 derajat celcius sebesar 20 mm2/s.
    * Elf 4T Sport Campione 10w-60, oli sintetis. Mempunyai viscosity index sebesar 169, dan viscosity index pada 100 derajat celcius sebesar 22.4mm2/s.
    * Pertamina Enduro 4T 20W-50, oli mineral. Mempunyai viscosity index sebesar 123, dan viscosity pada 100 derajat celcius sebesar 18.74
    * Pertamina Enduro 4T Racing, 10W-40, oli semi sintetis. Mempunyai viscosity index sebesar 153, dan viscosity pada 100 derajat celcius sebesar 10.66
    * Mobil 1 Racing 4T 10W-40, oli sintetis. Mempunyai viscosity index sebesar 164, viscosity pada 100 derajat celcius sebesar 13.8
    * Mobil 1 V-Twin 20W-50, oli sintetis. Mempunyai viscosity index sebesar 150, viscosity pada 100 derajat celcius sebesar 17.7
    * Mobil Extra 4T 10W-40, oli semi-sintetis, viscosity index sebesar 157, viscosity pada 100 derajat sebesar 14.4, sedangkan viscosity pada 40 derajat 98.
    * Motul 5100 Ester 4T 10W-40, oli motor semi-synthetis, viscosity index 154, viscosity pada 100 derajat sebesar 13.9, sedangkan pada 40 derajat 91.8.
    * Motul 5100 Ester 4T 15W-50, oli motor semi-synthetis.
    * Shell Advance Ultra 4 10W-40, ini oli full syntetic, viscosity index sebesar 186, viscosity pada 100 derajat celcius sebesar 14.3, sedangkan viscosity pada 40 derajat sebesar 98.6
    * Shell Advance VSX4 15W-50, ini oli semi-syntetic, viscosity index sebesar 155, viscosity pada 100 derajat sebesar 19.2, sedangkan viscosity pada 40 derajat 140.
    * Shell Advance SX4 15W-50, ini oli mineral, viscosity index sebesar 144. viscositypada 100 derajat celcius sebesar 19.9, sedangkan viscosity pada 40 derajat sebesar 161.
    * Shell Advance S4 20W-50, ini oli juga mineral, viscosity index sebesar 132, viscosity pada 100 derajat sebesar 20.5, sedangkan viscosity pada 40 derajat 181.


    sumber : http://triatmono.wordpress.com


    Selengkapnya...

    d'famous_125x125 d'famous_125x125
     
    http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/index.html#08425 http://www.ustsarwat.com/http://rs-free-download.com/http://caslim.wordpress.com/category/bahasa-pascal/

    Komentar Terakhir

    Postingan Terbaru:

    Postingan Terbaru :